
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) dengan menyergap dua pimpinan daerah sekaligus. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan bahwa pihaknya turut menangkap Wakil Bupati Rejang Lebong Hendri bersama Bupati Muhammad Fikri Thobari. “Ya, salah satu yang juga diamankan,” ujar Budi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa. Keduanya saat ini telah tiba di Gedung Merah Putih untuk menjalani pemeriksaan intensif. KPK memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang ditangkap, sesuai dengan ketentuan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).
Penangkapan ini menambah panjang daftar OTT yang dilakukan KPK sepanjang tahun 2026, sekaligus menandainya sebagai operasi senyap kedelapan sejak Januari lalu. Rentetan penindakan dimulai dengan OTT pertama pada 9-10 Januari yang menjaring delapan orang terkait dugaan suap pemeriksaan pajak di KPP Madya Jakarta Utara. Selanjutnya, pada 19 Januari, KPK mengonfirmasi dua OTT sekaligus, yakni terhadap Wali Kota Madiun Maidi atas dugaan pemerasan proyek dan dana CSR, serta Bupati Pati Sudewo terkait pemerasan dalam pengisian jabatan perangkat desa.
Memasuki Februari, KPK terus menunjukkan aktivitasnya. Pada 4 Februari, lembaga antirasuah melakukan OTT keempat di lingkungan KPP Madya Banjarmasin terkait restitusi pajak, dan OTT kelima yang menyeret mantan Direktur Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai, Rizal, atas kasus importasi barang tiruan. Tak berhenti di situ, keesokan harinya, 5 Februari, KPK mengumumkan OTT keenam yang menetapkan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengurusan sengketa lahan.
Pada bulan Ramadhan ini, KPK tercatat telah melakukan dua OTT. Yang pertama, pada 3 Maret, KPK menetapkan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq sebagai tersangka tunggal kasus dugaan korupsi pengadaan jasa outsourcing di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan. Yang terbaru, hari ini 10 Maret, giliran Bupati dan Wakil Bupati Rejang Lebong yang diciduk. Rentetan OTT yang beruntun ini menunjukkan bahwa upaya pemberantasan korupsi terus digencarkan di berbagai sektor dan tingkatan pemerintahan.
Sumber: Antara



