
Malang, 19 Agustus 2026 — Tim SAR Peneleh × Bani Hasyim Islamic School Malang resmi diberangkatkan menuju Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk menjalankan misi kemanusiaan sekaligus menyalurkan bantuan yang telah dihimpun dari para donatur untuk masyarakat terdampak bencana.
Tim yang terdiri dari empat orang tersebut akan berada di NTT untuk melakukan penyaluran bantuan secara langsung kepada masyarakat yang membutuhkan. Selain membawa berbagai kebutuhan bantuan, keberangkatan ini juga menjadi bagian dari komitmen Peneleh dan Bani Hasyim Islamic School Malang untuk hadir bersama masyarakat dalam situasi sulit.
Koordinator Nasional Aktivis Peneleh sekaligus Ketua Tim SAR Peneleh × Bani Hasyim untuk NTT, Tsiqqif, menjelaskan bahwa keberangkatan empat anggota tim merupakan langkah awal untuk memastikan bantuan dari para donatur dapat diterima dan dimanfaatkan oleh masyarakat yang membutuhkan.
Menurut Tsiqqif, tim tidak hanya berfokus pada penyaluran bantuan material. Selama berada di NTT, tim juga akan melakukan berbagai kegiatan pendampingan bersama masyarakat dan relawan setempat, termasuk trauma healing bagi anak-anak dan masyarakat terdampak, kegiatan pendidikan, serta pendampingan sosial di lokasi bencana.
“Kami tidak hanya datang untuk memberikan bantuan, tetapi juga ingin hadir bersama masyarakat. Ada kebutuhan untuk pemulihan secara fisik, tetapi ada juga kebutuhan untuk menguatkan kembali mental dan semangat masyarakat, terutama anak-anak. Karena itu, kami akan mencoba melakukan trauma healing, kegiatan pendidikan, dan pendampingan selama berada di NTT,” ujar Tsiqqif.
Sejumlah bantuan juga telah dipersiapkan sebelum keberangkatan. Donasi yang terkumpul dari masyarakat dan para donatur telah diwujudkan dalam bentuk obat-obatan, terpal untuk kebutuhan tenda, serta berbagai kebutuhan pokok masyarakat. Bantuan tersebut akan dibawa oleh tim dan disalurkan secara langsung dengan berkoordinasi bersama relawan dan masyarakat setempat.
Tsiqqif menegaskan bahwa seluruh bantuan yang dibawa merupakan amanah dari para donatur. Karena itu, tim akan berupaya memastikan bantuan tersebut disalurkan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
“Kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh donatur yang telah memberikan kepercayaan dan menitipkan donasinya melalui gerakan ini. Apa yang kami bawa ke NTT bukan hanya barang, tetapi juga amanah dan kepedulian dari banyak orang yang ingin membantu saudara-saudara kita di sana,” tambahnya.
Keberangkatan Tim SAR Peneleh × Bani Hasyim Islamic School Malang diharapkan menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk meringankan beban masyarakat terdampak bencana di NTT. Kehadiran tim juga diharapkan dapat memberikan dukungan tidak hanya dalam bentuk bantuan kebutuhan dasar, tetapi juga dalam proses pemulihan sosial dan pendidikan masyarakat.
Peneleh dan Bani Hasyim Islamic School Malang mengajak seluruh pihak untuk terus menjaga solidaritas dan kepedulian terhadap masyarakat yang sedang menghadapi musibah. Donasi masih dibuka hingga saat ini.
Dari kita, untuk mereka. Bergerak bersama, pulihkan sesama.



