
Oleh: Laily M.
Hujan membawa memori dalam setiap ingatan. Air yang jatuh sama bentuknya, namun mengalir dengan cara yang berbeda. Pejamkan matamu sejenak, dengar suara alunan yang jatuh, ingatan apa yang terlintas di memorimu? Saat waktu terasa melambat dan tenggelam dalam renungan akan terbuka kembali ingatan yang terpendam dalam diri.
Bayangan masa lalu, seperti rasa luka, bahagia, tempat, hingga kehadiran seseorang. Semua hal itu mengiringi rintikan hujan dan membawa kita berkelana dalam kenangan. Ingatan itu muncul lembut di setiap ruang dan waktu, membentuk goresan imajinasi yang terjalin dengan hujan.

Gambar 1: Rain, Vincent William van Gogh, 1889, ukuran 36,38 x 28,88 inci, cat minyak di atas kanvas
Dalam karya seni, khususnya pada era modern, kita bisa melihat perasaan hujan yang terpancar dari goresan warna. Vincent William Van Gogh misalnya melukiskan lanskap dramatis hujan di balik jendela kamarnya. Pada karyanya yang berjudul “Rain” tahun 1889, ia menangkap nuansa kelabu musim gugur dan hujan di Prancis.
Sapuan warna sendu abu-abu, biru, cokelat, dan kuning keemasan yang berbaur dengan rintik hujan. Suasana ladang yang telah dibajak dan pegunungan berkabut di kejauhan menciptakan kesendirian Van Gogh selama perawatan menjadi pasien di rumah sakit Saint-Paul de Mousole. Hujan di sana merepresentasikan perasaan emosional yang labil terkurung di balik jeruji jendelanya.
Baca juga: Melepas Langkah

Gambar 2: Umbrellas, Pierre-Auguste Renoir, 1883, 114.9 x 180.3 cm, cat minyak di atas kanvas
Representasi hujan yang berbeda terlihat pada karya “Umbrellas” tahun 1883 dari Pierre-August Renoir tentang suasana hati dalam hujan. Kesibukan Kota Paris dalam lukisan yang menyoroti tentang perbedaan kontras antara wanita dengan tampilan mewah dengan latar belakang kehidupan jalan yang sederhana.
Warna hangat yang dibawakan menjadi harapan di tengah cuaca kelam menunjukkan kehidupan yang terus berjalan. Kehangatan sosial inilah yang tercipta mengiringi hujan.
Hujan bukan sekedar fenomena alam dalam seni, melainkan ruang bagi kita untuk mengenal konsep untuk memahami diri dan menyelami batin. Melalui karya seni, hujan menjadi simbol kuat yang memadukan pengalaman estetis sekaligus refleksi pribadi yang dalam.



